Pelatihan Pembuatan Olahan Jantung Pisang Untuk Meningkatkan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Desa Rawajaya Tobelo Halmahera Utara

Authors
  • Mia Dwi Lestari

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Citra Amalu

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Ida Laila

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Sarah Mapanawang

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

Keywords:
ASI, jantung;pisang, ibu;menyusui, pangan;local
Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan, karena mengandung zat gizi lengkap yang tidak dimiliki oleh susu formula. Namun, rendahnya produksi ASI masih menjadi masalah umum yang dihadapi ibu menyusui, yang dapat disebabkan oleh faktor stres, hormonal, serta kurangnya asupan gizi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memanfaatkan bahan pangan lokal berperan sebagai galaktagog, seperti jantung pisang, yang kaya akan protein, vitamin, mineral, serta flavonoid yang berperan dalam merangsang hormon prolaktin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai manfaat jantung pisang serta keterampilan dalam mengolahnya menjadi makanan sehat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 25 April 2025 di Desa Rawajaya, Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, melibatkan 25 peserta ibu nifas. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan materi, pelatihan pembuatan olahan jantung pisang, diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari 8% menjadi 92% setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu nifas terhadap manfaat jantung pisang sebagai galaktagog alami. Dengan demikian, jantung pisang berpotensi menjadi solusi berbasis pangan lokal yang murah, mudah diperoleh, dan berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

References
Published
2025-10-30
Section
Articles