Sosialisasi Pemberian Sayur Lilin Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Nifas Dengan Anemia Di Desa Pale Halmahera Utara Tahun 2025

Authors
  • Nurhayati Saud

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Sarlinda

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Andi Amrayani

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

  • Masye Tokalese

    Stikes Makariwo Halmahera

    Author

Keywords:
Anemia, Hemoglobin, Ibu;Nifas, Sayur;Lilin
Abstract

Anemia salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya pada ibu hamil dan ibu nifas, yang dapat berdampak pada produksi ASI, pemulihan pasca persalinan, serta meningkatkan risiko komplikasi pascasalin. Sayur lilin (melinjo muda), sebagai bahan pangan lokal kaya zat besi dan vitamin C, berpotensi digunakan sebagai intervensi gizi non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan sayur lilin dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu nifas dengan anemia. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 12 Maret 2025 di Desa Pale, Kabupaten Halmahera Utara, dan diikuti oleh 34 ibu nifas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui post-test. Hasil menunjukkan bahwa setelah intervensi, 29 ibu (85,3%) mengalami peningkatan kadar hemoglobin dan memiliki pengetahuan gizi yang baik, sementara 5 ibu nifas (14,7%) tidak menunjukkan perubahan signifikan karena rendahnya pemahaman dan kepatuhan konsumsi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi gizi berbasis pangan lokal yang disertai edukasi efektif dalam meningkatkan meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang manfaat sayur lilin dalam meningkatkan hemoglobin. Namun, diperlukan penguatan edukasi dan pendampingan lebih lanjut untuk kelompok dengan tingkat pemahaman rendah.

References
Published
2025-10-30
Section
Articles